Pemkab Rejang Lebong dan Musi Rawas Jajaki Kerja Sama Antar Daerah untuk Kendalikan Inflasi
MEDIA CENTER REJANG LEBONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong menerima kunjungan kerja Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Musi Rawas dalam rangka penjajakan Kerja Sama Antar Daerah (KAD), Kamis (23/7/2026).
Rombongan TPID Kabupaten Musi Rawas dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Agus Sutanto, AP., M.AP., dan diterima Asisten II Setdakab Rejang Lebong, Titin Verayensih, SKM., MKM., didampingi Kabag Perekonomian Setdakab Rejang Lebong, Sopan Wahyudi, S.Si., Apt., M.PM., yang mewakili Plt Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri, S.STP., M.Si.
Pertemuan yang berlangsung di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong tersebut turut dihadiri jajaran TPID dari kedua daerah, termasuk Bulog dan BPS, untuk membahas peluang sinergi dalam menjaga stabilitas inflasi melalui kerja sama antar daerah.
Asisten II Setdakab Rejang Lebong, Titin Verayensih, mengatakan kerja sama tersebut diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat pengendalian inflasi yang merupakan salah satu program prioritas nasional.
"Harapan kami, kerja sama antar daerah ini dapat benar-benar terwujud dan berjalan secara sinergis, terutama dalam menjaga stabilitas pasokan komoditas, kelancaran distribusi, serta keterjangkauan harga bagi masyarakat di Kabupaten Rejang Lebong maupun Kabupaten Musi Rawas," ujarnya.
Menurut Titin, Rejang Lebong memiliki potensi besar di sektor hortikultura, seperti wortel, tomat, cabai, dan berbagai komoditas sayuran lainnya yang dapat menjadi bagian dari kerja sama. Sementara itu, Kabupaten Musi Rawas memiliki potensi di sektor perikanan sehingga kedua daerah dapat saling melengkapi kebutuhan komoditas masing-masing.
"Melalui kerja sama ini kita ingin saling mengisi. Apa yang menjadi keunggulan Rejang Lebong dapat dimanfaatkan oleh Musi Rawas, begitu pula sebaliknya. Kami juga berharap dapat belajar dari program-program yang telah berhasil diterapkan di Kabupaten Musi Rawas," katanya.
Ia menjelaskan, upaya pengendalian inflasi di Kabupaten Rejang Lebong selama ini dilakukan melalui berbagai program, antara lain Gerakan Pangan Murah, pemantauan harga kebutuhan pokok secara rutin, serta penguatan koordinasi lintas instansi.
Selain itu, Bank Indonesia juga siap memberikan fasilitasi bagi daerah yang telah menjalin Kerja Sama Antar Daerah (KAD), khususnya apabila terjadi kekurangan pasokan komoditas tertentu.
"Ketika kerja sama ini sudah berjalan, Bank Indonesia siap memfasilitasi apabila terjadi kekosongan komoditas di salah satu daerah. Ini menjadi peluang yang sangat baik untuk memperkuat ketahanan pangan dan menjaga stabilitas harga," tambahnya.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Musi Rawas, Agus Sutanto, mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Musi Rawas dalam memperluas jejaring kerja sama guna mendukung pengendalian inflasi.
"Kami datang untuk menjajaki kerja sama antar daerah, khususnya dalam menjaga inflasi melalui penguatan pasokan pangan, distribusi komoditas, dan berbagai bentuk kolaborasi lainnya. Harapan kami sama dengan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, yakni saling mendukung dan saling menguatkan," ujarnya.
Agus menambahkan, pengendalian inflasi menjadi salah satu indikator penilaian pemerintah pusat terhadap kinerja pemerintah daerah. Oleh karena itu, kerja sama yang dibangun dihar menjalin kerja sama dengan sejumlah pemerintah daerah di Provinsi Sumatera Barat sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan panganapkan tidak hanya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, tetapi juga meningkatkan capaian daerah dalam pengendalian inflasi.
Ia menyebutkan, sebelumnya Kabupaten Musi Rawas telah menjalin kerja sama dengan sejumlah pemerintah daerah di Provinsi Sumatera Barat sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan dan menjaga stabilitas harga.
"Kami berharap setelah pertemuan ini akan dilanjutkan dengan pembahasan yang lebih teknis oleh perangkat daerah terkait sehingga kerja sama antar daerah ini dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat di kedua daerah," pungkasnya.(mcrl/edi/hengky)



