TP PKK Rejang Lebong Perluas Deteksi Dini Kanker Serviks, Kini Menjangkau Kecamatan Selupu Rejang
MEDIA CENTER REJANG LEBONG - Komitmen Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong dalam meningkatkan derajat kesehatan perempuan terus diperkuat. Setelah sebelumnya dilaksanakan di UPT Puskesmas Kota Padang, kegiatan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dengan Metode HPV DNA dan IVA kini dipusatkan di Kantor Camat Selupu Rejang, Kamis (23/7/2026).
Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Rejang Lebong bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Rejang Lebong sebagai bagian dari upaya memperluas akses layanan deteksi dini kanker serviks hingga ke tingkat kecamatan.
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Plt Ketua TP PKK Kabupaten Rejang Lebong, Ny. dr. Melka Novera Sari Hendri, Sp.N., bersama jajaran Dinas Kesehatan, Camat Selupu Rejang, Kepala Puskesmas Sambirejo, Kepala Puskesmas Simpang Nangka, Kepala Puskesmas Sumber Urip, para kepala desa se-Kecamatan Selupu Rejang, Bhabinkamtibmas, Babinsa, kader PKK, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Plt Ketua TP PKK Kabupaten Rejang Lebong, Ny. dr. Melka Novera Sari Hendri, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
"Atas nama Tim Penggerak PKK Kabupaten Rejang Lebong, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Rejang Lebong beserta seluruh tenaga kesehatan yang terus menghadirkan pelayanan kesehatan semakin dekat dengan masyarakat. Apresiasi juga saya sampaikan kepada pemerintah kecamatan, puskesmas, pemerintah desa, kader PKK, serta seluruh pihak yang telah bekerja sama sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik," ujarnya.
Menurutnya, kesehatan perempuan merupakan fondasi utama dalam mewujudkan keluarga yang sehat, tangguh, dan berkualitas. Oleh karena itu, pemeriksaan HPV DNA dan IVA menjadi langkah penting untuk mendeteksi risiko kanker leher rahim sejak dini.
"Kegiatan ini bukan sekadar pemeriksaan kesehatan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa setiap perempuan berhak menjaga kesehatannya, mengenali kondisi tubuh sejak dini, dan memperoleh kesempatan hidup sehat bersama keluarganya," katanya.
Ia menjelaskan, kerja sama antara TP PKK Kabupaten Rejang Lebong dengan Dinas Kesehatan menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperkuat edukasi sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya kaum perempuan, untuk mengikuti pemeriksaan deteksi dini kanker serviks.
"Kami menyadari pembangunan kesehatan tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan. Diperlukan gerakan bersama yang melibatkan pemerintah, TP PKK, kader, tokoh masyarakat, hingga seluruh elemen masyarakat agar kesadaran akan pentingnya deteksi dini semakin meningkat," jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Ny. Melka juga mengajak masyarakat memanfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis yang dapat diakses di puskesmas setempat satu kali setiap tahun.
Ia menjelaskan, program tersebut meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol atau lemak darah, serta pemeriksaan obesitas sebagai upaya mendeteksi dini penyakit tidak menular yang menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia.
"Saya mengimbau bapak dan ibu untuk memanfaatkan program cek kesehatan gratis. Jangan menganggap remeh pemeriksaan ini karena penyakit seperti stroke, jantung, dan gagal ginjal dapat dicegah apabila diketahui sejak dini. Tidak perlu takut biaya karena seluruh layanan ini diberikan secara gratis di puskesmas sesuai domisili masing-masing," tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa mendeteksi penyakit sejak dini jauh lebih efektif dan lebih ringan dibandingkan melakukan pengobatan ketika penyakit sudah berada pada kondisi berat.
"Lebih baik mencegah daripada mengobati. Mendeteksi penyakit lebih awal jauh lebih murah dan lebih baik daripada mengobatinya saat sudah parah," pungkasnya. (mcrl/bisma)














